Parade Alsintan 2026, Perkuat Modernisasi Pertanian Jawa Tengah
Ungaran - Parade Alsintan 2026 diselenggarakan di Lapangan Kompleks Tarubudaya, Kabupaten Semarang (03/11/26). Kegiatan ini sebagai upaya edukasi sekaligus penguatan komitmen modernisasi pertanian di Jawa Tengah.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Deasilva Davares, S.P., M.Si., saat laporan menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengalokasikan anggaran hampir Rp72 miliar untuk pengadaan 1.507 unit alsintan yang akan disalurkan kepada petani.
Saat sambutan, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., menegaskan bahwa modernisasi pertanian bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan capaian produksi padi mencapai 8,5 juta ton per September 2026, keberlanjutan lahan pertanian harus dijaga dan alih fungsi lahan perlu dikendalikan.
Alsintan yang disalurkan diharapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik serta diberikan kepada kelompok tani yang benar-benar membutuhkan dan mampu mengoperasikannya. Pemerintah Jateng juga memberikan perlindungan melalui asuransi pertanian bagi petani yang mengalami gagal panen.
Pada kesempatan ini dilakukan pula penyerahan secara simbolis beberapa bantuan. Bantuan Pemprov Jateng itu, yakni, 1.500 alsintan senilai Rp 79 miliar kepada kelompok tani dari 32 kabupaten dan kota. Selain itu, juga dilaksanakan pembangunan 334 proyek irigasi di 25 kabupaten dan kota. Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) dan 75 unit Irigasi Perpipaan (Irpip).
Selanjutnya, peninjauan langsung berbagai alsintan yang akan disalurkan kepada petani. Melalui kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, Jawa Tengah terus mendorong pertanian yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.