Tinjau Irpom Brebes : Kepala BRMP Jateng Pastikan Sesuai Tujuan
Brebes - Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Tengah, Arif Surahman, S.Pi., M.Sc., Ph.D., melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan Irigasi Perpompaan (Irpom), demi memastikan pelaksanaan dan pemanfaatan pembangunan Irpom berjalan sesuai dengan tujuan (04/11/26).
Tujuan bantuan Irpom adalah mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian dan meningkatkan indeks pertanaman. Monev itu, di tiga lokasi kelompok tani di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.
Lokasi pertama yaitu Kelompok Tani Makmur di Desa Kalibuntu. Dalam peninjauan tersebut, diketahui bahwa terdapat komponen yang hilang pada September. Pihak kelompok tani telah melaporkan kejadian tersebut dan komponen yang hilang direncanakan akan diganti.
Berikutnya, monev di Kelompok Tani Wijayakusuma, Desa Bojongsari. Irpom di lokasi kedua ini, memanfaatkan bahan bakar solar dengan luas layanan (coverage area) mencapai 25 hektare. Disarankan agar kelompok tani membangun bangunan pelindung untuk melindungi instalasi paralon sehingga lebih aman dan terjaga dari potensi kerusakan.
Terakhir, yaitu Kelompok Tani Dewi Sri di Desa Karangjunti. Pembangunan sarana Irpom di lokasi ini telah mencapai 100 persen. Dengan luas layanan sekitar 20 hektare, kelompok tani merencanakan kegiatan tanam pada Desember 2026.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Kepala BRMP Jateng berharap agar seluruh sarana dan prasarana Irigasi Perpompaan yang telah dibangun dapat dijaga, dipelihara, dan dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani penerima bantuan.
Kegiatan monev ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus mendorong percepatan pemanfaatan fasilitas irigasi. Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan aktif dari kelompok tani, keberadaan Irpom diharapkan mampu menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian.