Wamentan Sudaryono: B50 Bukti Eksekusi Cepat Presiden Wujudkan Swasembada Energi
Jakarta – Program biodiesel B50 dan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan menjadi contoh nyata implementasi visi besar Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan melalui pendekatan Best Fast Result (BFR) atau menghasilkan capaian terbaik dalam waktu yang cepat. Melalui eksekusi kebijakan yang tepat, pemerintah mampu mempercepat terwujudnya swasembada energi dan swasembada pangan sebagai fondasi ketahanan nasional.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar saat membuka kegiatan Leaders Briefing di Auditorium PLN, Jakarta, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum untuk menyampaikan arah kebijakan strategis pemerintah kepada para pemimpin dari berbagai sektor agar memiliki pemahaman yang sama terhadap visi pembangunan nasional.
Menurut Wamentan Sudaryono, Presiden Prabowo memiliki visi besar untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dengan memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki, mulai dari sumber daya alam, lahan pertanian, hingga energi nasional.
"Presiden ingin segala sesuatunya Best Fast Result. Programnya besar, dikerjakan dengan cepat, dan memberikan dampak nyata. Potensi swasembada pangan harus diwujudkan menjadi kenyataan. Potensi swasembada energi juga harus diwujudkan menjadi kenyataan," ujar Wamentan Sudaryono.
Ia mengatakan keberhasilan implementasi B50 menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia mampu mengoptimalkan kekuatan sektor pertanian untuk mendukung ketahanan energi nasional. Melalui kebijakan tersebut, Indonesia tidak lagi bergantung pada impor solar karena separuh kebutuhan biodiesel dipenuhi dari minyak sawit produksi dalam negeri.