BRMP Kementan Lakukan Monev Produksi Benih Gandum Jateng
Getasan - Tim Monev BRMP Kementan meninjau lahan perbenihan gandum Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Tengah, (10/09/26). Lokasi tersebut, di Sains Techno Park (STP) FP UKSW, Salaran, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Di lokasi yang berada di ketinggian lebih dari 1.000 mdpl ini, hasil panen gandum dilakukan penanganan/prosesing pascapanen. Kondisi agroekologi tempat di lereng gunung ini, terbukti cocok untuk tanaman gandum.
Didampingi Tim Monev dan Tim Perbenihan Gandum BRMP Jawa Tengah, rombongan menyaksikan langsung tahapan demi tahapan prosesing. Mulai dari pengangkutan hasil panen, perontokan, blowing, pembersihan kulit biji, penjemuran, pengukuran kadar air, hingga penimbangan dan pengemasan biji gandum.
Hasil monitoring menegaskan pentingnya kejelasan varietas dan asal-usul benih sumber demi menjaga kemurnian genetik hingga tahap produksi berikutnya. Termasuk Varietas Nias, salah satu varietas gandum nasional yang telah lama dikembangkan di Indonesia.
Dibahas pula berbagai tantangan di lapangan: keterbatasan anggaran, serangan OPT seperti penggerek batang dan hama burung, hingga ketersediaan air. Berbagai solusi pun telah dan terus diupayakan, mulai dari penyemprotan pestisida hayati, pemasangan larutan aroma penghalau burung, jaring pengaman, hingga penyiraman sesuai kebutuhan.
Sinergi lintas lembaga menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. BRMP Jawa Tengah bersama BPSB Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kab. Semarang, BRMP Serealia, FP UKSW Salatiga, BPP Kec. Getasan, hingga Kelompok Tani Kooperator, semua kompak dan solid demi mewujudkan produksi benih gandum lokal pertama di Jawa Tengah!