Pelatihan Pelayanan Prima Demi Sektor Pertanian yang Lebih Baik
Bergas - BRMP Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kapasitas Personel Sektor Publik Menuju Pelayanan Prima Sektor Pertanian (01/10/26).
Kegiatan program ICARE 2026 ini dibuka oleh Aryana Citra Dwi, S.P., M.Si. Para peserta diharapkan mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk mendukung kelancaran tugas dan program ICARE, sekaligus menghadirkan layanan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya petani.
Materi Service Excellence yang disampaikan Gangga Siltalari dari BSI membuka kesadaran peserta melalui refleksi kesehatan mental, menegaskan bahwa pelayanan pada hakikatnya adalah upaya memberikan kebahagiaan dan pengalaman baik kepada orang lain.
Peserta diajak mendalami lima aspek kualitas pelayanan yaitu reliability, assurance, tangible, empathy, dan responsiveness serta prinsip komunikasi efektif seperti respect, empathy, audible, clarity, dan humble.
Sesi ini juga memperkenalkan konsep DETIK (Dengarkan, Empati, Tenangkan, Identifikasi, Kepedulian) dan filosofi "Mindset creates attitude, attitude creates action, action creates experience", yang menegaskan bahwa kualitas layanan berakar pada pola pikir dan sikap setiap personel.
Selanjutnya materi standar prosedur dan etiket pelayanan melalui konsep 7S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, Semangat, Solusi), etika profesional, etiket rapat, hingga etiket digital.
Puncaknya, peserta mengikuti roleplay menghadapi berbagai situasi nyata, seperti petani yang membawa sampel, pemohon dengan dokumen belum lengkap, dan pengguna layanan yang membutuhkan solusi cepat.
Kegiatan ini menegaskan bahwa pelayanan prima bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan, melainkan menghadirkan makna dalam setiap interaksi adalah sebuah bekal penting bagi personel Sektor Publik dalam membangun kepercayaan dan memberikan solusi nyata bagi sektor pertanian.