Panen Padi Bio Salin Lahan Revitalisasi Kabupaten Pekalongan
Pekalongan - Kepala BRMP Jawa Tengah menghadiri acara Panen Padi Biosalin & Penyerahan Wakaf Produktif Benih Padi Biosalin (12/08/26). Kegiatan ini diselenggarakan di lahan eks rob Kelurahan Degayu/Kelidungan, Kecamatan Pekalongan Utara.
Acara ini merupakan panen ke-4 sejak lahan seluas hampir 100 hektare di kawasan tersebut mulai direvitalisasi melalui penanganan tanggul dan pompa, dengan luas tanam padi Biosalin saat ini telah mencapai 56 hektare.
Kegiatan dihadiri oleh Wali Kota Pekalongan, unsur Forkopimda (Kapolres Pekalongan Kota, perwakilan Kodim 0710 Pekalongan), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekalongan, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan beserta jajaran.
Hadir pula, perwakilan Dompet Dhuafa, Camat, Lurah, serta kelompok tani setempat.Padi Biosalin merupakan varietas unggul yang tahan terhadap air payau (salinitas tinggi), hasil pengembangan bersama Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) dan IPB.
Rangkaian acara juga mencakup penyerahan wakaf produktif benih padi Biosalin senilai Rp74 juta dari Bank Indonesia, MES, dan Dompet Dhuafa, yang diperuntukkan bagi pengembangan pembenihan mandiri oleh kelompok tani di Kota Pekalongan.
Program ini melibatkan empat kelompok tani yang ke depan diarahkan menjadi sentra pembenihan berbasis smart farming, dengan dukungan teknologi dekomposter dan biochar untuk meningkatkan efisiensi budi daya.
Sebagai bagian dari agenda kunjungan kerja, Kepala BRMP Jawa Tengah melaksanakan koordinasi dengan penyuluh pertanian lapangan Kota Pekalongan, dengan didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Pekalongan.
Koordinasi membahas strategi pendampingan teknis budi daya padi Biosalin di lahan eks rob, perluasan area tanam menuju sentra pembenihan mandiri, serta penerapan teknologi modernisasi pertanian seperti smart farming, dekomposter, dan biochar dalam mendukung peningkatan produktivitas.
Dalam forum tersebut juga didiskusikan capaian produktivitas padi Biosalin di Kota Pekalongan yang telah melampaui rata-rata nasional, berkat pendampingan intensif dari Dinas Pertanian Kota Pekalongan dan BSIP. Selain itu, dibahas pula peluang pengembangan komoditas hortikultura melalui skema urban farming untuk mendukung kemandirian pangan.