Pertanian Cerdas Iklim dan Ramah Lingkungan Perkuat Ketahanan Pangan
Bergas - Tiga narasumber dari BRMP Jateng dan Lingkungan Pertanian memaparkan materi pada acara "Penerapan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan dan Cerdas Iklim Mendukung Korporasi Petani Padi" (19/08/26). Diselenggarakan oleh BRMP Jawa Tengah melalui Zoom Meeting. Seratus delapan belas peserta terdiri dari ASN dan Penyuluh Pertanian Kabupaten Cilacap mengikuti pelatihan daring tersebut.
Kepala BRMP Jawa Tengah, Arif Surahman, Ph.D., dalam sambutannya menekankan bahwa sektor pertanian merupakan penyumbang emisi gas rumah kaca. Beliau mendorong para penyuluh untuk menularkan pengalaman uji coba pertanian ramah lingkungan yang telah dilakukan BRMP Jateng dan Lingkungan Pertanian melalui kegiatan Competitive Grant (CG) ICARE di Brebes pada 2025 kepada petani di wilayah binaannya masing-masing.
Sri Murtiati, S.P., M.P. menjelaskan konsep Climate Smart Agriculture (CSA) yang mengintegrasikan peningkatan produktivitas, adaptasi iklim, dan keberlanjutan lingkungan.
Dr. Luthfi Izhar, SP, M.Sc (Kepala Balai BRMP Lingkungan Pertanian memaparkan lima teknologi utama yaitu AWD, varietas unggul beremisi rendah (Inpari 32, Biosalin, Situbondo M70), pemupukan berimbang, PHT dengan pestisida organik, dan pengelolaan limbah menjadi kompos/biochar.
Sementara Hesti Yulianingrum, S.P,. M.Sc memberikan detail implementasi di Desa Kalibuntu, Brebes, seluas 4,63 hektar yang menggunakan piezometer untuk AWD, PUTS untuk analisis tanah, serta pestisida nabati dari bahan lokal.
Hasil uji coba di Brebes menunjukkan produktivitas gabah mencapai 6-8 ton per hektar dengan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah dibandingkan metode konvensional.
Pada lokasi lain di Desa Bojongsari, produktivitas rata-rata mencapai 5 ton per hektar pada musim tanam ketiga dengan kondisi kekurangan air, lebih baik dibandingkan lahan di sekitarnya.
Kunci keberhasilan ini adalah kolaborasi multipihak antara BRMP, Dinas Pertanian, Penyuluh, dan Korporasi. Pelatihan ini diharapkan membekali penyuluh dalam mengimplementasikan pertanian produktif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan guna mendukung swasembada pangan nasional.