Masifkan Sistem PM AAS, BRMP Jateng Adakan Pelatihan
Brebes - Pelatihan Produksi Padi dengan system PM-AAS kembali di masifkan BRMP Jawa Tengah, bertempat di Desa Negla dan Desa Rungkang, Kec Losari, Kabupaten Brebes (05/08/26). Narasumber dari Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan Kab Brebes dengan materi potensi PM-AAS di kab Brebes; dan BRMP Jawa Tengah yang mengupas tuntas teknis budidaya padi dengan PM-AAS.
Desa Negla berpotensi untuk mengembangkan teknologi ini karena sudah didukung dengan irigasi teknis yang memadai. Kepala Desa Negla dalam sambutannya menyampaikan banyak terimakasih atas perhatian kementerian pertanian terhadap masyarakat desa Negla, semoga dengan penerapan metode PM-AAS ini dapat meningkatkan pendapatan petani.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab Brebes menyampaikan bahwa PM-AAS ini merupakan gabungan dari teknologi-teknologi yang telah dikenalkan sebelumnya, seperti tabela dan AWD.
Pada kesempatan ini, dikenalkan koperasi ICARE serta unitnya. Koperasi Langgeng Lumbung Pangan mengenalkan unit usaha olahan pisang dan produksi benih padi, juga menawarkan benih padi inpari 32 dan inpari 49.
Koperasi Tumbuh Gelimang Pangan mengenalkan pompanisasi tenaga surya, produksi beras dan RMU. Koperasi Sinergi Hasil Tani Desa Bojongsari mengenalkan jasa penyediaan benih dan tanam dengan transplanter.
Peserta juga diharapkan dapat bergabung di koperasi, dan akan memperoleh keuntungan. Misalnya dapat membeli benih dengan harga yang lebih murah dan padi yang dihasilkan petani akan dibeli koperasi dengan harga lebih tinggi dibandingkan harga pasar.
Diskusi terkait perlakuan benih, olah tanah, irigasi dan potensi hasil PM-AAS. Pelatihan ini akan ditindaklanjuti dengan pembuatan alat tanam oleh peserta, yang akan digunakan untuk praktek tanam dengan metode PM-AAS pada musim tanam berikutnya.