BRMP Jawa Tengah Hadiri Project Completion Workshop Rice Crop Manager
Jakarta - Project Completion Workshop, sebuah closing ceremony yang diadakan oleh IRRI dengan tema dari kegiatan Rice Crop Manager (RCM): Scaling and Dissemination of a Digital Tool Promoting Environmental Sustainability, Increses Income, and Yields through Nutrient Management in Indonesia. Acara ini kerjasama antara IRRI dan BRMP Kementerian Pertanian. Acara dihadiri oleh seluruh tim IRRI Indonesia dan Philiphina dan Sekretariat BRMP, BRMP Tanaman Pangan, BRMP Padi, dan BRMP 8 Provinsi lokasi pelaksana RCM-IRRI tahun 2023-2024.
Kegiatan RCM atau yang dikenal dengan Layanan Konsultasi Padi (LKP) telah diujicobakan di 8 Provinsi di Indonesia. Provinsi tersebut yakni, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan untuk sawah irigasi. Sedangkan untuk sawah tadah hujan yakni Sumatera Utara dan Jawa Tengah dan untuk sawah lahan rawa yaitu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan. Pada 2023 dan 2024 pada agroekosistem yang berbeda yaitu lahan irigasi, tadah hujan, dan rawa pasang surut. BRMP Jateng bersama petani dan PPL pendamping diundang dalam acara ini untuk berbagi pengalaman dan testimoni.
Secara keseluruhan hasil dari kegiatan RCM-LKP IRRI di 8 provinsi memiliki dampak yang baik bagi petani, PPL, maupun lingkungan. Peningkatan produksi secara keseluruhan pada ketiga agroekositem 11-13% dari cara petani. Produksi tertinggi pada sawah tadah hujan mencapai 15-24%, dan sawah lahan rawa menjukkan peningkatan produksi paling kecil sebesar 3-10%. Berdasrkan agroekosistem yang diujicobakan menjunukkan peningkatan produksi padi 0,58 ton/ha pada sawah irigasi, 1,06 ton/ha pada sawah tadah hujan; dan 0,27 ton/ha pada sawah lahan rawa. Peningkatan pendapatan bersih pada sawah irigasi dan tadah hujan adalah 3-5 juta rupiah/ha dan sawah lahan rawa sebesar 1 juta rupiah/ha. Hal ini menjadi salah satu indikator bahwa penerapan LKP di Indonesia memberikan dampak yang baik untuk peningakatan pendapatan petani pada ketiga agroekosistem.
Saat acara ini juga di-launching dan sinkronisasi alamat website untuk aplikasi LKP dari https://lkp.irri.org menjadi https://lkp.brmpkementan.id. Melalu laman yang baru ini, Kementan melalui BMRP akan lebih aktif untuk melaksnakan penyebarluasan aplikasi LKP kepada petani dalam mendukung meningkatkan pendapatan dan hasil panen petani padi Indonesia dan berkontribusi pada tujuan pemerintah Indonesia untuk kesejahteraan pedesaan, ketahanan pangan, kelestarian lingkungan dan mitigasi dan adaptasi iklim.