AWD Dorong Efisiensi dan Adaptasi Pertanian Cerdas Iklim di Brebes
Brebes – Metode Alternate Wetting and Drying (AWD) adalah penerapan teknik irigasi hemat air. Pelatihan plus praktik AWD dilaksanakan di lokasi CG ICARE BRMP Jawa Tengah, di desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Brebes (16-17/10/25). Pesertanya merupakan petani kooperator serta petani sekitar lokasi demfarm. Narasumber dari BRMP Lingkungan Pertanian (Ali Pramono, SP., M.Biotech), yang memberikan pemahaman mendalam materi tentang konsep dan manfaat sistem irigasi metode AWD.
Metode AWD sendiri merupakan teknik pengairan yang memungkinkan lahan sawah tidak terus-menerus tergenang, tetapi mengalami siklus basah dan kering secara teratur, sehingga mampu menghemat air hingga 40–70% tanpa mengurangi hasil panen. Praktik lapang yakni pemasangan alat AWD (pizometer) serta cara melakukan monitoring muka air tanah di lahan sawah melalui alat pizometer.
Para peserta terlihat antusias, karena sistem AWD yang memiliki banyak kelebihan. Kelebihan-kelebihan tersebut, selain meningkatkan efisiensi penggunaan air pada lahan sawah dapat pula (1) meningkatkan kondisi perakaran tanaman, (2) menekan emisi gas rumah kaca, serta (3) mengurangi risiko serangan hama dan penyakit.
Penerapan metode ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata menuju pertanian cerdas iklim yang berkelanjuan, adaptif terhadap perubahan iklim. Tentunya, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan efisiensi sumber daya air dan kemandirian pangan nasional.